Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Olahraga · 18 Apr 2026 11:00 WITA ·

Janji Bonus Gubernur ASR dan Ketua KONI Belum Terealisasi, Atlet Bela Diri Sultra Mengadu ke Nur Alam


 Nur Alam (tengah) saat ditemui oleh sejumlah perwakilan para atlet cabor bela diri  Sultra. Foto: penafaktual.com Perbesar

Nur Alam (tengah) saat ditemui oleh sejumlah perwakilan para atlet cabor bela diri Sultra. Foto: penafaktual.com

KENDARI – Sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) bela diri Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi kediaman Nur Alam untuk mengadu terkait belum direalisasikannya janji bonus yang disampaikan oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dan Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar.

Para atlet secara langsung menyampaikan keluhan mereka kepada Nur Alam, yang dinilai memahami persoalan pembinaan olahraga karena pernah menjabat sebagai Ketua KONI sekaligus Gubernur Sultra.

Kedatangan para atlet tersebut dipicu rasa kecewa atas bonus yang dijanjikan namun hingga kini belum juga dicairkan, meski sebelumnya telah diumumkan secara terbuka. Padahal, mereka merupakan atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Dalam ajang tersebut, kontingen bela diri Sultra berhasil meraih dua medali perak dan tujuh medali perunggu. Namun hingga April 2026, bonus yang dijanjikan kepada sembilan atlet itu belum juga diterima dalam bentuk uang tunai.

Perwakilan atlet, Muhammad Mulaidi, mengungkapkan bahwa penyerahan bonus hanya dilakukan secara simbolis pada Januari 2026 tanpa realisasi hingga saat ini.

“Sejak penyerahan plakat itu, kami terus menanyakan ke KONI, tapi jawabannya selalu belum cair. Tidak ada kepastian sampai sekarang,” ujarnya, Jumat 17 April 2026.

Ia menyebutkan, bonus yang dijanjikan sebesar Rp50 juta untuk peraih medali perak dan Rp30 juta untuk medali perunggu, dengan total mencapai Rp310 juta. Namun, janji tersebut dinilai belum menunjukkan komitmen nyata dari pihak terkait.

Menurutnya, kondisi ini sangat mengecewakan karena perjuangan atlet tidaklah ringan. Selama pemusatan latihan (training center), mereka harus meninggalkan pekerjaan dan pendidikan demi fokus mengharumkan nama daerah.

Menanggapi aduan tersebut, Nur Alam menyampaikan keprihatinan sekaligus kritik terhadap belum terealisasinya janji kepada atlet.

“Kalau sudah dijanjikan, apalagi disampaikan ke publik, itu wajib dipenuhi. Jangan sampai atlet dibiarkan menunggu tanpa kepastian,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa penghargaan terhadap atlet berprestasi merupakan bagian penting dalam pembinaan olahraga, bukan sekadar seremoni.

“Ini bukan hanya soal bonus, tapi soal komitmen dan penghargaan terhadap perjuangan atlet. Kalau ini diabaikan, kepercayaan atlet bisa hilang,” tambahnya.

Nur Alam pun mendesak agar Gubernur Sultra dan Ketua KONI Sultra segera menuntaskan kewajiban tersebut tanpa berlarut-larut.

Sebagai informasi, cabang olahraga bela diri Sultra yang meraih medali pada PON Bela Diri Kudus 2025 meliputi Shorinji Kempo (1 perak, 1 perunggu), taekwondo (1 perak, 2 perunggu), pencak silat (2 perunggu), dan sambo (2 perunggu). (lin)

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kapolres Konut Buka Turnamen Badminton, 30 Pasang Peserta Berebut Juara

20 Januari 2026 - 21:55 WITA

OT Dojo Sheibun Kendari Sabet 3 Medali Emas di Turnamen Karate Nasional

23 Desember 2025 - 18:55 WITA

PT WIN Cup II: Sepak Bola Menyatukan Asa dan Persaudaraan

22 Desember 2025 - 16:50 WITA

Lima Atlet Sultra Sabet Medali Emas dan Perak di Kejurnas Kun Khmer

8 Desember 2025 - 06:50 WITA

Dojo Saibun: Wadah Pembinaan Karate yang Serius dan Terstruktur bagi Generasi Muda Sultra

24 November 2025 - 07:31 WITA

PT WIN CUP II 2025: Ajang Sepak Bola Bergengsi untuk Lahirkan Atlet Profesional

2 November 2025 - 17:49 WITA

Trending di Olahraga