Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 23 Agu 2026 10:55 WITA ·

Nelayan 62 Tahun Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kabaena Bombana


 Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah nelayan yang sempat hilang di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa Perbesar

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah nelayan yang sempat hilang di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa

BOMBANA – Seorang nelayan, La Parinta (62) ditemukan meninggal dunia di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana Minggu, 23 Agustus 2026. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari longboat saat melaut.

Korban merupakan warga Desa Lambale, Kecamatan Kabaena Timur. Ia diketahui pergi melaut seorang diri menggunakan longboat pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengatakan korban biasanya kembali ke rumah sekitar pukul 20.00 Wita. Namun, hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali.

“Korban diketahui keluar melaut pada tanggal 21 Agustus 2026 pukul 03.00 Wita dimana kebiasaan korban kembali dari melaut pada pukul 20.00 Wita dihari itu juga,” kata Amiruddin.

Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, warga Dusun Galu, Kelurahan Dongkala, menemukan sebuah longboat tanpa awak di sekitar perairan antara Kecamatan Telaga Raya dan Kecamatan Kabaena Timur.

“Setelah diidentifikasi, longboat tersebut diketahui milik seorang nelayan bernama La Parinta,” ujarnya.

Menerima laporan tersebut, Pos SAR Baubau langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban.

Tim SAR kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan Kabaena. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Minggu, 23 Agustus 2026.

“Korban ditemukan sekitar 3,85 NM (nautical mile) arah utara dari LKP (lokasi terakhir korban), dalam keadaan meninggal dunia,” kata Amiruddin.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga. (lin)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hilang Kendali di Tikungan, Mobil Minibus Terjun ke Sungai dan Empat Penumpang Luka-luka

22 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Rp64 Miliar Dikawal Polda dan Kejati Sultra

21 Agustus 2026 - 20:53 WITA

Progres Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Dipantau Langsung Kemenhub

21 Agustus 2026 - 14:37 WITA

Lanud Halu Oleo Gelar Syukuran dan Liwetan Peringati HUT ke-81 RI

21 Agustus 2026 - 12:57 WITA

Pemkot Kendari Segera Tinjau Legalitas Pembangunan Pondasi di Kawasan Alexandria Hills

21 Agustus 2026 - 08:58 WITA

PPIT Kemenhub Tinjau Potensi Infrastruktur Transportasi di Kendari

21 Agustus 2026 - 08:33 WITA

Trending di Daerah