Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 1 Apr 2024 18:59 WITA ·

Pemda Muna Biayai 42,7 Ribu Peserta BPJS Kesehatan, Kadis Sosial: Setiap Bulan Datanya Diverifikasi


 Kepala Dinas Sosial Muna, La Ode Moammar Khadafy. Foto: Penafaktual.com
Perbesar

Kepala Dinas Sosial Muna, La Ode Moammar Khadafy. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM, MUNA– Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muna terus melaksanakan verifikasi data masyarakat Muna pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk menjamin, memperoleh manfaat pemeliharaan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.

Dengan begitu, data masyarakat sebagai penerima bantuan iuran (PBI) yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Muna melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar valid dan terbarukan.

Kepala Dinas Sosial Muna, La Ode Moammar Khadafy mengatakan pelaksanaan verifikasi data masyarakat penerima BPJS kesehatan yang dibiayai oleh Pemda Muna selalu dilakukan setiap satu kali satu bulan, termaksud data masyarakat yang terdaftar sebagai Penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.

“Setiap bulan kita lakukan verifikasi data peserta BPJS Kesehatan untuk memfilter masyarakat yang sudah tidak layak iuran BPJS nya dibayarkan oleh Pemerintah,” kata Moammar saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 1 April 2024.

Moammar menyampaikan, data masyarakat yang statusnya terdeteksi telah menjadi ASN dan anggota TNI-Polri, maupun telah meninggal dunia, akan terverifikasi dan datanya dikeluarkan dari BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh Pemda Muna.

“Jadi ketika terdeteksi bahwa dia ASN, TNI-Polri dan sudah meninggal, maka akan di keluarkan, dan kami akan terus lakukan verifikasi tiap bulannya,” ungkapnya.

Lanjut Moammar menjelaskan sampai tahun 2024, terdapat sekitar 149 Ribu masyarakat menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBN dan APBD. Selain itu, dirinya mengaku setelah datanya dilakukan verifikasi, penerima BPJS Kesehatan dari Pemda Muna bisa berkurang,

“Setelah diverifikasi jumlahnya bisa berkurang dan saat ini jumlah peserta BPJS yang di biayai oleh APBD Muna sebanyak 42.780 jiwa, sementara peserta BPJS yang dibiayai APBN sebanyak 106.600 jiwa,” tutupnya. (San)

Artikel ini telah dibaca 373 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Libatkan Pelajar, Mahasiswa KKN UHO Tanam 300 Mangrove di Pesisir Desa Sorue Jaya

30 Juli 2026 - 21:43 WITA

Kabid Akuntansi BKAD Muna Meninggal Dunia, Diduga Usai Mengikuti Lomba Bola Gotong 

29 Juli 2026 - 18:03 WITA

Rumah Warga di Konawe Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

28 Juli 2026 - 15:44 WITA

Bupati Konsel Apresiasi PT GAP, Program PPM Rp859,4 Juta Jadi Bukti Nyata Kontribusi Investasi Tambang

28 Juli 2026 - 14:24 WITA

Mobil Hangus Terbakar di Wakorumba Utara Butur, Kerugian Capai Rp100 Juta

25 Juli 2026 - 10:29 WITA

Kantor Desa Marombo Pantai Konawe Utara Disegel Warga, Kades Dituntut Mundur Gegara Dana Lahan Tambang

24 Juli 2026 - 15:01 WITA

Trending di Daerah