Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 28 Feb 2026 11:29 WITA ·

Pulau Laburoko Terancam: Aktivitas Penambangan Nikel Menggerus Ekosistem Laut


 Dugaan aktivitas pertambangan di Pulau Laburoko. Foto: Istimewa Perbesar

Dugaan aktivitas pertambangan di Pulau Laburoko. Foto: Istimewa

KOLAKA – Pulau Laburoko, sebuah permata kecil di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menjadi sorotan publik karena dugaan aktivitas penambangan nikel yang mengancam ekosistem lautnya. Sebuah video berdurasi 39 detik yang diunggah akun Instagram @suarahijausultra menampilkan kerusakan lingkungan di pulau tersebut, yang diduga akibat aktivitas pertambangan.

Pulau Laburoko, yang memiliki luas 42 hektare, merupakan salah satu penyangga ekosistem laut dan ruang hidup bagi nelayan setempat. Namun, aktivitas penambangan nikel di pulau ini telah menggerus daratan pulau secara bertahap, menghilangkan vegetasi, dan mengalirkan sedimen tambang ke laut, sehingga merusak terumbu karang dan menurunkan hasil tangkapan nelayan.

“Tanah dikupas, vegetasi hilang, dan sedimen tambang mengalir ke laut. Air yang dulu jernih berubah keruh, merusak terumbu karang dan menurunkan hasil tangkapan nelayan,” demikian kutipan narasi dalam unggahan tersebut.

Video tersebut telah menuai respons dari warganet, khususnya masyarakat Sulawesi Tenggara, yang menyoroti dampak lingkungan di pulau kecil itu. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, di Pulau Laburoko sebelumnya pernah diterbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada PT Duta Indonusa (DI) pada tahun 2010, yang berakhir pada April 2020.

Belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas penambangan terbaru di lokasi tersebut. Awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.(red)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ampuh Laporkan Kades Lelewawo ke Polda Sultra atas Dugaan Korupsi Dana CSR

11 Maret 2026 - 19:00 WITA

Kakek Berusia 101 Tahun Nyaris Jadi Korban Kebakaran di Konawe

10 Maret 2026 - 14:10 WITA

Tiga Rumah Ludes Terbakar di Buton, Kerugian Capai Rp220 Juta

10 Maret 2026 - 12:12 WITA

Terungkap dari Pesan Singkat, Pria di Buton Diduga Cabuli Anak Tirinya

10 Maret 2026 - 09:44 WITA

KSBSI Kendari Soroti PT TAS Tak Akui Kesalahan Sistem Ketenagakerjaan

9 Maret 2026 - 20:59 WITA

Wanita 35 Tahun di Konawe Ditangkap Polisi, Sembunyikan Sabu di Balik Tikar Dapur

9 Maret 2026 - 16:03 WITA

Trending di Hukrim