Menu

Mode Gelap
Proses Lelang Diduga Inprosedural, ULP Muna Dilaporkan ke Polda Sultra Ditreskrimsus Polda Sultra Rutin Patroli Siber Jelang Pilkada 2024 Ruas Jalan Haji Latama di Punggolaka Rusak Parah, Warga: Sering Terjadi Kecelakaan DPMD Muna Pastikan Cakades Terpilih Wawesa dan Oensuli Tetap Dilantik DPP Demokrat Resmi Dukung Lukman – La Ode Ida di Pilgub Sultra

Hukrim · 14 Jun 2024 14:43 WITA ·

Polresta Kendari Musnahkan Dua Ton Miras Tradisional


 Pemusnahan Miras oleh Polresta Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Pemusnahan Miras oleh Polresta Kendari. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Polresta Kendari memusnahkan ribuan liter minuman keras (Miras) hasil operasi pekat Anoa yang digelar pada akhir Bulan Mei dan awal Juni 2024.

Kapolresta Kota Kendari Kombes Pol Ari Tri Yunarko mengatakan operasi pekat Anoa tahun 2024 ini pihaknya berhasil mengamankan ratusan miras botolan dan 2040 liter atau dua ton lebih minuman tradisional jenis arak

“Operasi pekat Anoa ini berlangsung selama dua Minggu, dari hasil dua Minggu itu, kami menyita barang bukti Miras botolan kurang lebih 329 botol kemudian barang bukti Miras tradisional ada 2.040 liter atau dua ton lebih,” kata Ari Tri Yunark

Operasi pekat anoa ini merupakan upaya menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Operasi ini kita laksanakan sebagai upaya, menciptakan situasi Kamtibmas supaya aman dan kondusif. Karena kita ketahui bersama bahwa Miras ini, merupakan akar dari setiap permasalahan, pelanggaran atau tindak kejahatan di Kota Kendari,” tutupnya.

Untuk diketahui kegiatan pemusnahan barang bukti ini turut dihadiri Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Kendari, Ketua MUI Kota Kendari, Kepala SMAN 4 Kendari dan para tokoh masyarakat.(hus)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PT Bosowa Mining Diduga Fasilitasi Dokumen Terbang Penambang Ilegal

26 Juli 2024 - 00:07 WITA

PT Bintang Mining Indonesia Diduga Menambang Illegal di Konut

25 Juli 2024 - 23:37 WITA

Ampuh Sultra Beberkan Dugaan Sindikat Illegal Mining di Kolaka Utara

25 Juli 2024 - 19:12 WITA

Diduga Illegal Mining, Mabes Polri Didesak Periksa 4 Perusahaan di Kolaka

25 Juli 2024 - 07:49 WITA

Dua Petinggi PT LAM Jadi Tersangka TPPU Korupsi Pertambangan

24 Juli 2024 - 19:21 WITA

CCC dan Polda Sultra Tinjau Lokasi Dugaan Kejahatan Lingkungan 6 Developer di Kendari

24 Juli 2024 - 18:42 WITA

Trending di Hukrim